Saturday, February 19, 2011

Macam-macam Hardware computer

Macam-macam Hardware computer

Sampai saat ini ada berbagai macam hardware komputer yang beredar. pastinya semua macam hardware komputer tersebut memiliki fungsi masing-masing, apakah sebagai alat input, output, proses, ataupun periferal. berikut ini macam hardware computer yang telah diklasifikasikan :

1. Hardware Computer Berfungsi Sebagai Input


Alat input adalah perangkat keras/hardware yang berguna untuk memasukan data ke komputer. Data itulah yang selanjutnya akan diproses. Di dalam perangkat ini terdapat sinyal input maupun sinyal maintenance. Sinyal input berupa data-data, baik yang berupa huruf, angka, gambar, maupun suara yang dimasukkan ke dalam sistem komputer. Sinyal maintenance berupa program untuk mengolah data yang dimasukkan. Dengan demikian, alat input berfungsi untuk memasukkan data dan memasukkan program. Berikut ini contoh-contoh alat input.


a. Keyboard

Keyboard adalah perangkat input berbentuk papan ketik yang memiliki tuts atau tombol huruf, tombol angka, tombol karakter khusus, dan tombol fungsi. Keyboard merupakan alat input utama dalam sistem komputer karena hampir semua instruksi komputer dapat kita inputkan melalui keyboard. Ada beberapa jenis keyboard yang biasa kita temui, antara lain keyboard 83 tombol, 101 tombol, 102 tombol, 104 tombol, dan 109 tombol.

b. Mouse

Mouse sangat penting peranannya dalam sistem komputer yang berbasis GUI (Graphical User Interface), antarmuka yang terdapat pada sebagian besar komputer masa kini. Mouse digunakan sebagai alat untuk menunjuk dan menjalankan perintah pada menu-menu yang tampak pada layar monitor. Alat ini memiliki dua tombol klik dan satu tombol scroll. Tombol kiri biasanya digunakan sebagai tombol perintah, sedangkan tombol kanan digunakan sebagai tombol shortcut. Tombol scroll digunakan untuk menggulung layar sehingga kita dapat berpindah halaman secara cepat.

c. Scanner

Scanner adalah alat untuk memindai atau menyalin dokumen tercetak seperti gambar, foto, atau tulisan menjadi data digital yang dapat diproses oleh komputer.

d. Microfound

Mikrofon berfungsi untuk memasukkan data berbentuk suara ke dalam komputer. Alat ini harus kita hubungkan ke kartu suara (soundcard) agar dapat menerima input berupa suara. Dengan bantuan perangkat lunak tertentu, input suara tersebut dapat kita edit dan kita simpan di komputer.

e. Touch Screen

Touch screen atau layar sentuh adalah alat masukan yang memungkinkan kita memasukkan data maupun instruksi ke komputer melalui sentuhan. Anda dapat menjumpai touch screen di tempat-tempat umum yang menyediakan informasi untuk umum atau di mesin ATM.

f. kamera video

Kamera video atau sering disebut camcorder adalah alat untuk merekam objek bergerak hingga menjadi file video atau film. Camcorder termasuk alat input. Hasil rekaman dapat ditransfer ke komputer dan diolah dengan perangkat lunak khusus. Hasilnya kemudian dapat kita salin ke cakram CD atau DVD.

g. kamera foto

Sebagian besar kamera foto yang beredar saat ini merupakan kamera digital. Kamera digital lebih mudah digunakan karena karena tidak menggunakan kertas film. Pengguna dapat mengambil gambar sebanyak-banyaknya tanpa perlu takut gagal karena gambar yang buruk dengan mudah dapat dihapus. Di samping itu, file foto digital lebih mudah dipindah

h. Joystick

Joystick digunakan untuk memasukkan perintah pada saat kita menjalankan game komputer. Bentuk joystick menyerupai sebuah tongkat yang dapat kita gerakkan ke beberapa arah, dan dilengkapi dengan tombol-tombol di bagian atas.

i.Trackball

Trackball memiliki fungsi sama seperti joystick, yaitu untuk memasukkan perintah pada saat kita memainkan game komputer. Pada alat ini terdapat bola berukuran cukup besar sehingga mudah digerakkan saat bermain game.

j. barcode reader

Barcode reader adalah alat yang bekerja seperti scanner, yakni memindai barcode sehingga barcode tersebut dapat dibaca oleh komputer. Bentuk barcode dapat Anda lihat pada gambar diatas. Untuk membaca barcode semacam itu, kita memerlukan barcode reader seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini

k. Light pen
L. grapic pad

2. Hardware Computer Berfungsi Sebagai alat proses


Proses kerja komputer merupakan satu rangkaian kerjasama antar beberapa komponen. Kinerja komputer tidak ditentukan atau didominasi oleh suatu alat, namun paduan dari sejumah komponen. Di bawah ini adalah alat-alat proses yang digunakan oleh komputer untuk mengolah data.

a. prosessor

Processor adalah alat utama yang berfungsi mengolah data secara digital. Prosessor sering dijuluki otak komputer. Perkembangan komputer tidak terlepas dari perkembangan prosessor dari tahun ke tahun. Bahkan seri komputer dikendalikan oleh seri prosessor keluaran terbaru. Di Indonesia, kita mengenal beberapa merek prosessor, di antaranya Intel, AMD (Advanced Micro Device), PowerPC, dan Cyrix.

b. RAM (Random acces memory)

RAM adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses seketika tanpa mempedulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan sequential memory (memori urut), seperti pita magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari memori tipe ini memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan. Ada beberapa tipe RAM yang digunakan dalam sistem komputer modern, yaitu SRAM (Static RAM), DRAM (Dynamic RAM), NVRAM (Non-Volatile RAM), dan DDR RAM (Double Data Rate RAM). Kapasitas memori bervariasi, mulai dari 512 MB, 1 GB, 2 GB hingga 4GB.

c. Mainboard/Motherboard

Mainboard merupakan papan elektronik untuk meletakkan berbagai macam komponen komputer seperti prosessor, RAM, dan komponen lain. Meskipun mainboard tidak secara langsung tergolong sebagai alat proses, namun keberadaannya sangat penting dalam komputer. Fungsi mainboard antara lain mengorganisasikan, mengatur dan menentukan alat yang terpasang pada komputer. Chipset dan program BIOS yang terdapat pada mainboard berfungsi untuk mengatur dan mengkomunkasikan data maupun informasi yang diproses di komputer.


d. VGA ( Video Graphic Array)

Kartu VGA atau VGA card adalah komponen komputer yang berfungsi menghubungkan mainboard dengan monitor. Alat ini berfungsi memproses tampilan pada layar monitor. Besar kecilnya resolusi dan ketajaman warna yang ditampilkan monitor, selain ditentukan oleh monitor juga sangat ditentukan oleh kartu VGA. Kartu VGA dilengkapi dengan memori yang besarnya bervariasi mulai dari 512MB hingga lebih dari 1GB.

e. Sound Card

sound card adalah komponen komputer yang berfungsi mengolah suara. Alat ini dapat digunakan sebagai alat input, alat proses atau alat output. Kualitas suara yang dihasilkan oleh komputer ditentukan oleh mutu kartu suara yang terdapat di dalamnya.

f. ROM (read only memory)

3. Hardware Computer Berfungsi Sebagai penyimpan


a. Harddisk

Harddisk atau harddrive adalah media penyimpanan yang terletak di dalam kotak CPU. Alat ini memiliki piringan keras yang terbuat dari logam di dalamnya sehingga disebut cakram keras. Harddisk diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson, pada 1956. Pada saat itu hardisk terdiri dari 50 piringan dengan ukuran 0,6 meter, memiliki kecepatan 1.200 rpm (rotation per minutes) dan kapasitas 4,4 MB (4,4 juta byte). Kapasitas yang terbilang sangat kecil untuk ukuran saat ini. Perkembangan hardisk begitu pesat. Dari ukuran 0,6 meter menjadi hanya 0,6 centimeter, dari kapasitas 4,4 MB, kini sudah mencapai 1 TB (terabyte atau 1 trilyun byte) dengan kecepatan hingga 10.000 rpm. Saat ini hardisk tidak hanya ditempatkan di dalam kotak CPU, tetapi juga dijadikan external drive dengan koneksi USB atau Firewire.

b. CD/DVD ROM

CD/DVD-ROM adalah alat yang digunakan untuk membaca cakram CD atau DVD. Pada awalnya alat ini hanya bisa membaca data saja. Perkembangan teknologi membuat CD/DVD drive dapat menulis atau merekam data pada cakram CD atau DVD. CD-ROM atau DVD-ROM yang sanggup menulis ke cakram CD/DVD disebut CD writer atau DVD writer. Secara fisik antara Cdrom dengan DVDrom sama. Hanya saja kemampuannya yang berbeda. DVDrom sanggup membaca data cakram cd. Namun sebaliknya Cdrom tidak sanggup membaca cakram DVD.

c. FlashDisk

Media penyimpanan USB flashdisk lebih populer disebut flashdisk. Bentuknya kecil dengan port USB di ujungnya untuk menghubungkan diri dengan komputer. Kapasitas penyimpanan data sebuah flashdisk cukup besar, mulai dari ratusan megabyte hingga beberapa gigabyte. Ukuran yang kecil dan sifatnya yang mudah dibawa membuat flashdisk menjadi peralatan wajib bagi pengguna komputer yang harus sering memindahkan data.

d. Disket

Disket merupakan media penyimpanan data yang terbuat dari cakram magnetik lentur (floopy). Kapasitasnya yang kecil, yakni 1,44 MB, membuat disket tidak banyak lagi digunakan pada masa kini, kecuali untuk beberapa keperluan khusus.

e. Optical disk

Optical disk atau yang sering disebut CD atau DVD merupakan media penyimpanan berbentuk cakram berdiameter 120 mm dengan lubang berdiameter 15 mm di tengahnya. Secara fisik, CD dan DVD sangatlah mirip. Namun kapasitas penyimpanan data keduanya terpaut jauh. CD hanya mampu menyimpan data hingga 700 MB, sedangkan DVD mampu menyimpan data hingga 4,7 GB, bahkan 17 GB.

4. Hardware Computer Berfungsi Sebagai Output


Informasi yang telah diproses oleh komputer ditampilkan kepada pengguna melalui alat output. Beberapa alat output yang banyak digunakan dalam sistem komputer adalah sebagai berikut.

a. Monitor

Monitor adalah alat output utama dalam sistem komputer yang berfungsi menampilkan perintah maupun hasil pengolahan data secara langsung. Dewasa ini kita mengenal dua jenis monitor, yakni monitor CRT (Cathode Ray Tube) dan monitor LCD (Liquid Crystal Display). Jumlah warna yang mampu ditayangkan monitor bervariasi mulai 256 color, 16 bit color (high color) hingga 24 bit color (true color). Monitor komputer umumnya memiliki refresh rate (kecepatan pergantian gambar) 60 Hz, 70 Hz, 72 Hz, 75 Hz dan 85 Hz. Besar kecilnya refresh rate monitor dapat kita atur melalui sistem operasi komputer.

b. Printer

Printer adalah alat untuk menampilkan hasil pengolahan data dalam bentuk cetakan. Hasil cetakan dapat berupa teks, angka, maupun gambar. Ada tiga jenis printer yang saat ini beredar di pasaran, yakni printer dot matrix, printer inkjet, dan printer laser. Printer dot matrix adalah jenis printer yang menggunakan pita dan alat tulisnya berupa jarum, mirip dengan mesin ketik. Meski printer ini sudah jarang digunakan, namun kalangan bisnis dan perkantoran masih banyak yang menggunakan karena hemat tinta dan dapat memghasilkan cetakan rangkap (misalnya untuk faktur dan kuitansi). Printer inkjet adalah printer yang menggunakan tinta cair yang disemprotkan ke atas kertas sesuai pola yang ditentukan oleh komputer. Printer laser adalah jenis printer yang menggunakan tinta serbuk, serupa dengan mesin fotocopy. Tinta serbuk tersebut disemprotkan ke atas kertas dan dipanaskan hingga suhu tertentu agar melekat. Di antara ketiga jenis printer tersebut, printer laser memiliki kualitas cetakan yang paling baik. Ukuran kecepatan mencetak sebuah printer biasanya dinyatakan dalam satuan cps (character per second), lpm (line per minute) atau ppm (page per minute).

c. Proyektor LCD

Proyektor LCD adalah alat yang berfungsi menampilkan objek yang dihasilkan komputer ke bidang lain yang lebih besar, misalnya layar presentasi atau tembok. Alat ini biasanya digunakan sebagai alat bantu saat presentasi dan rapat maupun sebagai media pembelajaran. Selain dihubungkan ke komputer, alat ini dapat juga dihubungkan ke VCD/ DVD player sehingga dapat difungsikan sebagai home theater. Ukuran kekuatan sinar yang dipancarkan proyektor LCD proyektor biasanya dinyatakan dalam satuan ANSI lumens. Semakin besar ANSI lumens, semakin tinggi pula intensitas cahaya yang dipancarkan suatu proyektor LCD.]

d. Speaker

Speaker merupakan alat output audio. Fungsinya mengeluarkan suara dari pengolahan data audio yang terjadi di dalam komputer. Saat ini, komputer tidak hanya berfungsi sebagai alat komputasi, namun juga menjadi media hiburan. Tidak heran jika produk-produk speaker aktif untuk komputer memiliki kualitas suara yang bagus.

5. Hardware Computer Berfungsi Sebagai Pembantu proses/periferal



a. Network Interface Card

NIC atau Network Interface Card adalah kartu jaringan yang berfungsi menghubungkan satu komputer dengan komputer lain. Ada dua jenis kartu jaringan, yaitu kartu jaringan yang menyatu dengan mainboard (onboard) dan kartu jaringan yang harus ditambahkan pada slot PCI yang terdapat pada mainboard.

b. Modem

Modem berfungsi menghubungkan satu komputer ke komputer lain atau ke Internet melalui jalur telepon. Modem yang merupakan singkatan dari modulator demodulator mampu mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog dan sebaliknya. Pada umumnya, modem memiliki kecepatan 56 kbps. Ada dua jenis modem yang banyak kita jumpai, yakni modem internal dan modem eksternal. Modem internal adalah modem yang terpasang pada mainboard komputer di dalam kotak CPU, sementara modem eksternal adalah modem yang dihubungkan melalui port USB atau port serial dan terletak di luar kotak CPU.

c. HUB

Hub atau disebut juga switch hub adalah sebuah alat yang digunakan sebagai terminal jaringan komputer yang menggunakan kabel UTP. Jumlah port yang dimiliki hub bervariasi, mulai dari 8, 12, 16, 24 hingga 32 port. Semakin banyak port yang dimiliki suatu hub, semakin banyak pula komputer yang dapat dihubungkannya.

d. UPS

UPS atau Uninterupted Power Supply adalah sebuah alat yang berfungsi memberikan tenaga listrik cadangan pada saat listrik PLN tiba-tiba padam. Dengan UPS, komputer masih akan tetap hidup selama beberapa saat ketika listrik padam sehingga kita berkesempatan menyimpan file dan mematikan komputer melalui prosedur yang benar.

e. TV card
f. LAN card


Itulah tadi macam-macam hardware komputer yang telah di klasifikasikan berdasarkan pengetahuan saya.

Monday, February 14, 2011

konsep reaksi redoks

1. Konsep reaksi redoks berdasarkan penggabungan dan pelepasan oksigen
Pada uraian di atas digambarkan bahwa besi akan lebih cepat berkarat ketika cat telah mengelupas, mengapa? Hal ini terkait dengan keberadaan oksigen. Ketika oksigen bereaksi dengan permukaan besi maka akan terjadi reaksi antara oksigen dan besi. Reaksi yang terjadi adalah reaksi oksidasi, yaitu penggabungan oksigen dengan logam besi membentuk karat besi.
Pada konsep ini reduksi oksidasi didefinisikan:


Oksidasi adalah penggabungan oksigen dengan unsur atau senyawa. Reduksi adalah pelepasan oksigen dari senyawanya
Contoh reaksi oksidasi:

- penggabungan oksigen dengan unsur

4Fe + 3O2 → 2Fe2O3

C + O2 → CO2

- penggabungan oksigen dengan senyawa

CH4 + 2O2 → CO2 + 2H2O

2CO + O2 → 2CO2

Contoh reaksi reduksi:

- Pelepasan oksigen dari senyawanya

2Fe2O3 → 4Fe + 3O2

2Ag2O → 4Ag + O2


2. Konsep reaksi redoks berdasarkan penggabungan dan pelepasan elektron
Beberapa reaksi reduksi oksidasi tidak melibatkan oksigen, sehingga konsep reduksi oksidasi perlu diperluas. Misalnya pada reaksi Na + Cl → NaCl.
Untuk menjelaskan konsep reduksi oksidasi dapat ditinjau dari serah terima elektron.
Pada konsep ini reduksi oksidasi didefinisikan: Oksidasi adalah pelepasan elektron Reduksi adalah penerimaan elektron
Contoh:

- reaksi antara Na dan Cl2 membentuk NaCl

Pada reaksi ini Na melepaskan 1 elektron yang kemudian diterima Cl

2Na + Cl2 → 2NaCl atau Na + ½Cl2 → NaCl
serah terima elektron yang terjadi:
Na → Na+ + e Na melepas elektron (oksidasi)
½Cl2 + e → Cl- Cl menerima elektron (reduksi)

- reaksi antara Ca dan Cl2 membentuk CaCl2

Pada reaksi ini Ca melepaskan 2 elektron yang kemudian diterima Cl

Ca + Cl2 → CaCl2

serah terima elektron yang terjadi:

Ca → Ca2+ + 2e Ca melepas elektron (oksidasi)

Cl2 + 2e → 2Cl- Cl menerima elektron (reduksi)


3. Konsep reaksi redoks berdasarkan perubahan bilangan oksidasi
Pada reaksi redoks yang kompleks akan sulit menentukan atom mana yang melepas atau menerima elektron. Para ahli kimia mengatasi hal ini dengan mengkaitkan reaksi oksidasi dan reduksi dengan perubahan bilangan oksidasi.

Untuk dapat menerapkan konsep ini, terlebih dahulu perlu memahami pengertian bilangan oksidasi dan cara menentukan bilangan oksidasi. Setelah itu akan dibahas perubahan bilangan oksidasi pada suatu reaksi redoks.

BILOK ( bilangan oksidasi)

BILANGAN OKSIDASI


   Bilangan oksidasi (bilok atau bo) adalah bilangan yang menunjukkan muatan yang disumbangkan oleh atom unsur tersebut pada molekul atau ion yang dibentuknya. Misalnya pada NaCl yang terbentuk melalui ikatan ion, maka bilangan oksidasi Na adalah +1 dan bilangan oksidasi Cl adalah -1. Untuk senyawa HCl yang terbentuk melalui ikatan kovalen, H lebih elektropositi mempunya bilangan oksidasi +1, sedangkan Cl lebih elektronegatif mempunyai bilangan oksidasi -1.
Secara umum, untuk dua atom yang berikatan secara ionik maupun kovalen berlaku:
- Atom unsur dengan keelektronegatifan lebih besar akan mempunyai bilangan oksidasi negatif.
- Atom unsur dengan keelektronegatifan lebih kecil (lebih elektropositif)

mempunyai bilangan oksidasi positif.

Berikut ini bebrapa aturan yang dapat membantu menentukan bilangan oksidasi suatu atom.
Aturan 1:

Bilangan oksidasi atom dalam unsur bebas sama dengan 0 (nol) Contoh: bilok atom pada unsur Fe, Na, Cu, H2, Cl2, Br2, I2, O 2 = 0
Aturan 2:

Bilangan oksidasi ion monoatom sama dengan muatan ionnya.
Contoh - bilok ion Fe2+ = +2
- bilok ion Na+ = +1
- bilok ion Cl- = -1
- bilok ion S2- = -2

Aturan 3:

Bilangan oksidasi logam golongan IA (Li, Na, K, Rb, Cs) dalam senyawa = +1

Bilangan oksidasi logam golongan IIA (Be, Mg, Ca, Sr, Ba, Ra) dalam senyawa =+2

Contoh - bilok Na dalam NaOH = +1

- bilok K dalam KCl = +1

- bilok Mg dalam MgO = +2

- bilok Ca dalam CaCl2 = -2

Aturan 4:

Bilangan oksidasi H dalam senyawa umumnya = +1

Bilangan oksdasi H dalam senyawa hidrida logam = -1

Contoh - bilok H dalam HCl, H2O, NH3 = +1

- bilok H dalam NaH, CaH2 = -1

Aturan 5:

Bilangan oksidasi oksigen (O) dalam senyawa umumnya =-2 (senyawa oksida)
Bilangan okidasi oksigen (O) dalam senyawa peroksida = -1

Bilangan oksidasi oksigen (O) dalam senyawa peroksida = - ½ Bilangan oksidasi oksigen (O) dalam senyawa biner fluorida = +2
Contoh - bilok O dalam Na2O, CaO = -2

- bilok O dalam NaO, CaO2 = -1

- bilok O dalam NaO 2, KO2 = - ½

- bilok O dalam OF2 = +2

Aturan 6:

Jumlah bilangan oksidasi dalam senyawa netral = 0

Jumlah bilangan oksidasi dalam ion poliatom = muatan ionnya

Contoh - dalam senyawa H2SO4

2 x bilok H + bilok S + 4 x bilok O = 0

- dalam ion Cr2O 2-

2 x bilok Cr + 7 x bilok O = -2


Dengan memahami aturan di atas kita dapat menentukan bilangan oksidasi suatu atom dalam senyawa atau ion.
Contoh

Tentukan bilangan oksidasi Cl dalam CaCl2

Bilok Ca = +2 (aturan 3) (bilok Ca) + (2 x bilok Cl) = 0
2 + (2 x bilok Cl) = 0

bilok Cl = -1



Tentukan bilangan oksidasi S dalam H2SO4

Bilok H = +1 (aturan 4) Bilok O = -2 (aturan 5)
(2 x bilok H) + (bilok S) + (4 x bilok O) = 0 (aturan 6) (2 x 1) + (bilok S) + (4 x (-2)) = 0
2 + bilok S – 8 = 0

bilok S = +6



Tentukan bilok Cr dalam Cr2O -2

Bilok O = -2 (aturan 5) (2 x bilok Cr) + (7 x bilok O) = -2 (aturan 6) (2 x bilok Cr) + (7 x (-2)) = -2
2 x bilok Cr = 12

bilok Cr = +6

Cara Print : kotak dialog print

Port CPU dan Fungsinya macam jenis serial power supply video audio

Untuk mencetak naskah yang telah dibuat dapat dilakukan langkah berikut :

 Pastikan dokumen yang akan dicetak telah terbuka pada Work Area
 Click menu File kemudian click menu Print
 Tentukan jenis printer, halaman yang akan dicetak, banyaknya pencetakkan
• All : mencetak semua halaman
• Current Page : Mencetak hanya satu halaman yang sedang tampil
• Range : Menentukan beberapa halaman yang dicetak

 Click tombol OK

Membuat dan mengedit tabel

Sebuah tabel terdiri atas baris dan kolom, maksimum baris yang dapat ditampung oleh sebuah tabel adalah 32767 baris sedangkan kolom maksimum sebanyak 63 kolom. Langkah-langkah membuat kolom adalah :

• Tempatkan kursor pada posisi dimana akan dibuat tabel
• Click pada menu Table, lalu sorot menu Insert maka akan ditampilkan submenu lagi dan pilihlah dengan meng-click menu Table
• Selanjutnya akan ditayangkan dialog table
- Number of Columns : Jumlah kolom yang akan dibuat
- Number of Rows : Jumlah baris yang akan dibuat
• Click tombol OK
• Setelah tabel terbentuk, ketiklah teks pada tempat yang tersedia sesuai dengan kebutuhan, untuk berpindah ke sel lain gunakan tombol Tab pada keyboard.

• Untuk memformat huruf lakukan cara yang sama seperti sedang memformat huruf pada paragraph
• Untuk memberikan garis-garis pada tabel gunakan Border and Shading

Istilah :
*) Bagian yang mendatar disebut Baris (Row)
*) Bagian yang menurun disebut Kolom (Column)
*) Perpotongan antara baris dan kolom disebut Sel (Cell)

Mengubah ukuran kolom/baris

Cara Pertama :
- Tempatkan kursor pada kolom/baris yang akan diubah ukurannya
- click menu Table dan pilih menu Select, lalu click menu Column untuk mengubah ukuran kolom atau Row untuk mengubah ukuran baris, maka kolom/baris tersebut akan diberi tanda blok
- click kembali menu Table, dan click menu Table Properties
- Ubahlah ukuran sesuai dengan kebutuhan
- Jika telah selesai click tombol OK

Cara Kedua :
- Untuk kolom : Arahkan mouse pada bagian atas kolom yang akan diubah lebarnya hingga kursor berubah bentuk menjadi seperti  lalu single click pada mouse dan kolom tersebut akan diberi tanda blok
- Untuk baris : Arahkan mouse pada bagian tepi baris yang akan diubah ukurannya hingga kursor berubah bentuk seperti lalu single click pada mouse sehingga baris diberi tanda blok
- Arahkan mouse pada bagian tepi kolom/baris tersebut hingga kursor berubah menjadi
- Lakukan hold click dan geserlah mouse hingga ukuran kolom/baris berubah, bila perubahan dirasakan cukup lepaskan mouse

Memblok sel

• Memblok satu sel : double click pada sel yang dimaksud
• Memblok beberapa sel : * Tempatkan kursor pada sel yang berada paling awal dari sel yang akan diblok
• Hold click mulai dari sel tersebut hingga sel terakhir yang akan diblok
• Jika sudah selesai lepaskan mouse

Menggabung Sel (Merge Cells)
Beberapa sel dapat digabungkan (merger) menjadi satu sel, dengan cara :
• Blok sel-sel yang akan digabung
• Click menu Table dan click menu Merge Cells
• Hilangkan tanda blok dengan meng-click mouse pada posisi lain

Membagi Sel (Split Cells)
Split Cells dilakukan untuk membagi satu atau beberapa sel menjadi sejumlah sel yang lebih banyak dari aslinya.
• Split pada Satu Sel
- Tempatkan kursor pada sel yang akan di-split
- Click menu Table, lalu click menu Split Cells
- Tentukan jumlah kolom dan baris
- Click tombol OK
• Split pada Beberapa Sel
- Blok sel-sel yang akan di-split
- Click menu Table, lalu click menu Split Cells
- Tentukan jumlah kolom dan baris
- Click tombol OK

Saturday, February 12, 2011

Pengaturan Huruf Pada Microsoft Word

Penampilan huruf-huruf dapat diatur menjadi sesuatu yang menarik dengan memberikan format sesuai selera. Jenis format huruf meliputi :



·         Pengaturan jenis huruf : Arial, Times New Roman, Tahoma, Monotype Corsiva, dll
·         Font Style : Reguler (biasa), Bold (tebal), Italic (miring), Bold-Italic (miring-tebal)
·         Font Size (ukuran huruf) : 10pt, 12pt, 14,pt, 16pt, dst.  [ukuran normal 12pt]
·         Underline (garis bawah) : Single, Double, Word Only, Dotted, Dash, dll
·         Font Color : Warna huruf (hasil cetak hanya berefek pada printer berwarna)
·         Efek huruf : Strikethrough (Coret), Superscript (X2), Subscript (CO2), dll

Untuk membuat pengaturan huruf dapat dilakukan langkah berikut :

§  Pilih huruf/teks yang akan diberi format font
§  Click menu Format, click menu Font, akan tampil kotak dialog font
§  Lakukan format pada kotak dialog tersebut, lihat perubahannya pada kotak Preview.
§  Click tombol OK untuk mengakhiri pengaturan format

Thursday, February 3, 2011

Macam-Macam Port- Jenis-Jenis Port

Macam-Macam Port/Jenis-Jenis Port

Berikut macam-macam atau Jenis-jenis port
1. Port Power Suply/Kabel Power Listrik
2. Port ps/2 Mouse
3. Port ps/2 Keyboard
4. Pors usb
5. Port Serial
6. Port Parallel
7. Port Video(Monitor) / Port VGA
8. Port Network (RJ-45) / LAN port
9. Port sound Card
10. Port modem line telepon
memang kita harus mengetahui macam-macam atau Jenis-jenis port.
selain mengetahui macam-macam atau Jenis-jenis port kita juga harus mengetahuifungsi port CPU

Blog lainku

Popular Posts